Trips Travelling di Islandia

Dress Code

Orang Indonesia terbiasa dengan cuaca tropis dan akan merasakan perbedaan suhu drastis saat mereka berada di Islandia. Terutama pada musim dingin yang mana suhu sekitar 0 s/d -15 derajat celcius, sedangkan pada musim panas suhu cuaca sekitar 5 s/d 15 derajat celcius. Di bawah ini adalah perlengkapan yang disarankan untuk dibawa:

Long john / pakaian dalam tipis.

Kaus kaki tebal, topi dan sarung tangan yang di design khusus untuk udara yang sangat dingin.

Jacket tebal untuk musim dingin (waterproof / anti air)

Sepatu hiking (terutama musim dingin) atau sneaker

Cuaca

Letak Islandia yang terekspos oleh angin artic utara, menyebabkan kondisi cuaca yang susah diprediksi. Prakiraan cuaca dalam jangka waktu panjang sering kali meleset, walaupun tetap dijadikan barometer untuk pantauan kegiatan hari per hari.  Para turis yang mengunjungi Islandia, diharapkan tidak menggantungkan standar perjalanannya dengan kondisi cuaca, karena indahnya alam, sejuknya udara, nikmatnya air putih jernih, menariknya museum-museum yang dikunjungi beserta hal-hal positif lainnya bisa kita nikmati disegala macam cuaca.

Kondisi Hotel

Islandia adalah salah satu negara termahal didunia. Penyebab utamanya adalah letak pulau yang terpencil dan terbatasnya sumber daya alam (selain ikan dan sumber air mata panas).  Islandia harus mengimpor sebagian besar kebutuhan dalam negeri dengan transportasi darat dan laut, yang menyebabkan harga komoditi dinegara lain lebih tinggi dari negara-negara tetangka. Kondisi ini menyebabkan cara pandang pelaku bisnis di Islandia berbeda dengan negara-negara lainnya terutama di asia, dimana di Islandia lebih mementingkan utility atau fungsi kegunaan dari satu fasilitas daripada design yang mengedepankan sisi dekorasi. Setiap hotel resmi, mengedepankan kebersihan dan kenyamanan bagi tamunya. Wisatawan Indonesia yang pernah mengunjungi negara Skandinavia, dipastikan tidak akan terlalu kaget dengan fasilitas kamar yang minimalis dan ukuran yang terbilang kecil apabila dibandingkan dengan hotel-hotel dalam kategori yang sama di negara asia atau Indonesia pada khususnya. Hotel bintang 4 pada umumnya berada di ibu kota dan sekitar, sedangkan diluar kota kebanyakan adalah hotel bintang 3.

Kulinari

Kulinari khas lokal Islandia dipengaruhi oleh kehidupan pendatang dimasa lampau atau dikenal dengan para Viking. Pada saat itu, mereka mengembangkan sistem kulinari dengan suplai yang terbatas yaitu binatang ternak seperti domba, makanan dari olahan susu dan ikan. Ciri khas makanan lokal yang populer antara lain :

Skyr (semacam yogurt kental)

Hangikjöt (daging domba asap)

Kleinur (pastry goreng/kue kering)

Rugbraud (roti gandum berwarna coklat dengan rasa manis)

Ikan yang dikeringkan

Bagi para pencinta kulinari yang suka tantangan, maka direkomedasikan untuk coba “hákarl” atau daging hiu yang difermentasikan. Baunya cukup menyengat dengan daging yang empuk. “Hákarl” biasanya dikombinasikan dengan minuman Brennivin (schnapps khas Islandia) untuk menetralisir rasa dari daging hiu.

Makanan asia (Cina, Thailand dan Vietman), saat ini hanya bisa ditemukan di Reykjavik dan sekitar. Tips untuk budget wisatawan: untuk menekan harga paket, makan malam di ibu kota lebih baik dikecualikan (excluded). 

Contact Nenty